Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Nachrowi Ramli: Seharusnya Ahok Bicarakan Maksud Dana Siluman dengan DPRD DKI

"Yang penting harus ada klarifiaksi apa maksudnya. Apakah angka itu tiba-tiba masuk, program yang tiba-tiba masuk atau itu aspirasi."

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Y Gustaman
zoom-in Nachrowi Ramli: Seharusnya Ahok Bicarakan Maksud Dana Siluman dengan DPRD DKI
Eri Komar Sinaga/Tribun Jakarta
Politikus Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo dan Nachrowi Ramli (paling kiri). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang langsung menginformasikan ke publik adanya dana siluman Rp 12,1 Tirliun mendapat kritikan dari Nachrowi Ramli.

Nara, sapaan akrabnya, mengatakan Basuki harusnya lebih dulu membahas masalah tersebut dengan DPRD DKI Jakarta mengenai dana siluman yang dimaksud tertera dalam APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2015.

"Yang penting harus ada klarifiaksi apa maksudnya. Apakah angka itu tiba-tiba masuk, program yang tiba-tiba masuk atau itu aspirasi. Itu harus diklarifikasi. Makanya harus ada titik temu untuk mendefinisikan dana siluman itu apa," ujar Nara di Hotel Best Western Premier The Hive, Cawang, Jakarta, Sabtu (28/2/2015).

Menurut Nara, DPRD dan eksekutif sejatinya dua institusi yang tidak bisa dipisahkan. Nara menduga baik DPRD dan Ahok melihat persoalan anggaran dari perspektif berbeda.

"Kan ini dua institusi one coin two faces (dua sisi mata uang), yang enggak bisa terpisahkan. Berkomunikasi saja. Eh apa ini? Jangan dilempar dulu ke rakyat, nanti jadi bingung," tukas Nara yang pernah menjadi pesaing Ahok kala Pilgub DKI Jakarta 2012 lalu.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas