Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkopolhukam: Pembinaan Agama dan Budaya Mampu Cegah Penyebaran ISIS di Indonesia

"Caranya banyak, melalui pembinaan-pembinaan, melalui agama, budaya, dan sebagainya. Itu adalah salah satu cara untuk melaksanakan pencegahan,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Menkopolhukam: Pembinaan Agama dan Budaya Mampu Cegah Penyebaran ISIS di Indonesia
TRIBUN/DANY PERMANA
Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijanto melakukan konferensi pers bersama Jaksa Agung, Pimpinan KPK, Plt Kapolri, dan Menkumham di Gedung KPK, Jakarta, Senin (2/3/2015). KPK melimpahkan kasus rekening gendut Budi Gunawan kepada Kejaksaan dengan alasan Budi Gunawan telah menang pra peradilan melawan KPK. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan cara menangkal penyebaran ISIS di Indonesia adalah melalui pembinaan agama dan budaya.

"Caranya banyak, melalui pembinaan-pembinaan, melalui agama, budaya, dan sebagainya. Itu adalah salah satu cara untuk melaksanakan pencegahan," ujar Tedjo di PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2015).

Hal itu senada dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang telah meminta kepada jajaran TNI-Polri untuk menanggulangi aksi teror melalui unsur agama, budaya dan pendidikan.

Menurut Jokowi, penindakan merupakan cara yang efektif meredam aksi terorisme. Pencegahan yang dimaksud Jokowi yaitu penanganan dini dengan menggunakan data intelijen mengenai rencana pergerakan terorisme.

"Artinya dari sisi intelijen, pencarian data-data di lapangan itu betul-betul harus kita punyai, informasi harus punya, sehingga jangan sampai pas kejadian kita baru bertindak," kata Jokowi.

Pencegahan terorisme termasuk dalam masalah keamanan, menurut Jokowi, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas