Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Panglima TNI: 16 WNI Menyeberang ke Suriah Karena Masalah Perut

Dirinya menduga faktor ekonomi lebih kuat menjadi alasan para WNI itu memutuskan untuk pergi ke luar negeri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Panglima TNI: 16 WNI Menyeberang ke Suriah Karena Masalah Perut
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota Persatuan Aktor Jakarta melakukan aksi damai menolak Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di area car free day, di sekitar bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (8/3/2015). Menurut mereka ISIS tidak sesuai dengan ajaran agama Islam dan melakukan aksi teror brutal dengan pembunuhan. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyebutkan, alasan 16 warga negara Indonesia (WNI) yang menghilang saat berada di Bandara Attarturk, Turki, dan ditemukan petugas saat hendak menyeberang ke Suriah, belum tentu ingin bergabung ke kelompok militan ISIS.

Dirinya menduga faktor ekonomi lebih kuat menjadi alasan para WNI itu memutuskan untuk pergi ke luar negeri.

"Dari indikatornya, masih berkaitan masalah ekonomi dan masalah perut. Ada yang ke sana untuk mendapatkan duit lebih banyak," kata Jenderal Moeldoko di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2015).

Meskipun demikian, pihaknya tetap mengantisipasi jika memang ternyata 16 WNI tersebut berupaya untuk begabung dengan ISIS. Menurutnya, TNI pernah menemui WNI yang bergabung dengan kelompok separatis di Afganistan, yang kemudian kembalinya ke Indonesia dengan membawa permasalahan baru bagi masyarakat Indonesia.

"Kalau mereka tergabung dengan ISIS, kita akan mewaspadai kalau ada ancaman baru atau resi dua. Maka kita akan menginventarisasi dan bisa memonitor begitu mereka sampai di Indonesia," katanya.

Lebih lanjut menurutnya, TNI saat ini mulai menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjerumus ke dalam lingkup tindakan separatis seperti bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Fokus kita bagaimana menciptakan penyadaran kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan agar tidak berpengaruh dengan hal-hal yang tidak jelas," kata Jenderal Moeldoko.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas