Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kunci Sukses Reformasi Birokrasi Adalah Pilih Pemimpin yang Tepat

Sarwono yakin ketidaklaziman Martani akan membantu kementerian dalam memasarkan ikan ke Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Randa Rinaldi
zoom-in Kunci Sukses Reformasi Birokrasi Adalah Pilih Pemimpin yang Tepat
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Memasuki awal tahun 2015, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (02/01/2015). Saat sidak dikantor Samsat tersebut, mereka masih melayani masyarakat untuk kepengurusan kendaraan meskipun masih suasana libur tahun baru. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Indonesia, Sarwono Kusumaatmadja menyatakan kunci reformasi birokrasi harus diawali dengan memilih orang-orang yang tepat.

"Saat saya menjadi Menteri Ekplorasi Laut yang sekarang namanya menjadi Menteri Perikanan dan Kelautan saya tak punya kantor dan personalia. Kalau saya bertindak lazim tak akan berhasil makanya saya berbuat yang tidak lazim (aneh),"ujar Sarwono saat diskusi bertajuk “Reformasi Birokrasi 2.0: Dynamic Governance" di Menteng, Jakarta, Senin (16/3/2015).

Ketidaklaziman ia menjadi menteri ia contohkan saat memilih Direktur Jenderal Pemasaran yakni Martani Huseeni yang saat itu menjabat selaku Dekan di Universitas Indonesia (UI).

Sarwono yakin ketidaklaziman Martani akan membantu kementerian dalam memasarkan ikan ke Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.

"Kalau zaman sekarang yang kita hadapi bukanlah turbulensi hambatannya. Tapi ketidakmampuan kita memanfaatkan turbulensi itu. Saya cari orang-orang tak lazim dan saya cari orang aneh,"jelas Sarwono.

Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup ini menyarankan pemilihan pemimpin harus mengedepankan tiga prinsp dasar. Pemimpin harus berani berfikit ke depan, berfikir ulang dan berfikir lateral.

Beberepa pemimpin pun dipuji oleh Sarwono karena mampu berfikir dengan prinsip tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Diantaranya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Jembrana Bali I Gede Winasa, Wali Kota Tarakan Jusuf SK serta Wali Kota Sawahlunto Amran Nur.

"Ini bukti pemimpin yang sukses dibidang pemerintahan,"kata Sarwono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas