Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Paspor Diplomatik DPR Bukan untuk Bersenang-senang

Hanafi Rais menegaskan pemberian paspor diplomatik untuk anggota DPR bukanlah untuk bersenang-senang, tetapi untuk bekerja.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Paspor Diplomatik DPR Bukan untuk Bersenang-senang
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais menegaskan pemberian paspor diplomatik untuk anggota DPR bukanlah untuk bersenang-senang, tetapi untuk bekerja.

"Karena paspor diplomatik itu bukan untuk have fun, tapi untuk kerja," ujar Hanafi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Menurut Hanafi, kritik yang berkembang di publik terkait paspor diplomatik tersebut justru menjadi pengingat bagi anggota dewan yang memegang paspor tersebut.

Ia menilai kritik itu bisa menjadi bentuk pengawasan kepada anggota dewan yang nanti akan menggunakannya.

"Bagus pengawasan yang begitu terus menerus ya. Karena begini, semakin banyak power, semakin besar juga tanggung jawabnya. Itu yang saya kira harus dituntut, tanggung jawabnya seperti apa. Jadi kalau kerja melindungi buruh migran ya hasilnya apa. Kalau melakukan blusukan ke luar negeri, hasilnya apa," kata Hanafi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan paspor diplomatik tidak hanya diberikan kepada pimpinan DPR, tetapi juga kepada seluruh anggota DPR.

"Ini kabar gembira karena paspor diplomatik, yang biasanya hanya untuk pimpinan, sekarang untuk semua anggota DPR," kata Setya kemarin, Senin (23/3/2015).

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan paspor diplomatik tersebut, anggota DPR akan mendapatkan fasilitas protokoler dari Kementerian Luar Negeri. Setidaknya, akan ada 40 petugas protokoler yang mengawal setiap komisi yang akan berkunjung ke luar negeri.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas