Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Gerakan Radikal Kali Ini Seperti Dibiarkan

"Saat ini seperti ada pembiaran gerakan radikalisme. Kalau negara lemah maka gerakan radikalisme itu akan semakin kuat,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan gerakan radikalisme di Indonesia bukan hal baru terjadi. Gerakan itu sudah sejak lama terjadi.

"Gerakan radikalisme di Indonesia sejatinya sudah tumbuh sebelum negara ini berdiri. Ada gerakan DI/TII yakni gerakan Islam yang berniat bentuk negara Islam," kata Karyono ketika dikonfirmasi, Rabu (1/4/2015).

Karyono menuturkan, gerakan radikalisme apapun yang tidak sesuai asas dan ideologi Indonesia harus ditumpas. Menurutnya, pemerintah sangat berperan besar dalam menghilangkan gerakan radikalisme tersebut.

"Pada zaman Orde Baru gerakan radikalisme dapat diredam. Pada saat itu gerakan radikalisme tidak seperti saat ini," tuturnya.

Masih kata Karyono, saat ini terjadi kemerosotan ketahanan nasional yang membuat ideologi menjadi rapuh. Menurutnya, saat ini kita terlalu bebas dan akhirnya makin berkembang gerakan radikalisme.

"Saat ini seperti ada pembiaran gerakan radikalisme. Kalau negara lemah maka gerakan radikalisme itu akan semakin kuat," ungkap Karyono.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas