Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Anggota DPR Berkelahi, Demokrat Bela Kadernya

"Saya dapat info beliau dipukul. Sudah penganiayaan," ujar Didik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Fraksi Demokrat DPR RI akan mengambil langkah hukum‎ mengenai insiden yang terjadi saat rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri ESDM Sudirman Said.

Saat rapat dikabarkan adanya perkelahian antara Wakil Ketua Komisi VII dari Demokrat Muljadi dengan anggota komisi VII dari PPP Mustofa Siregar.

"Saya sudah minta konfirmasi ke Pak Mul tekait pemukulan terhadap beliau oleh PPP," kata Sekretaris Fraksi Demokrat Didik Mukriyanto ketika dikonfirmasi, Rabu (8/4/2015).

Menurut Didik, insiden tersebut kategori penganiayaan ‎termasuk delik pidana. Fraksi Demokrat mengaku sudah berkoo‎rdinasi dengan Muljadi terkait tindakan hukum.

Partai berlambang bintang mercy itu pun berencana melaporkan kejadian itu kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

"Sudah barang tentu karena kejadian ini dilakukan anggota dewan juga maka minta mekanisme dijalankan juga MKD. Mungkin besok. Hari ini visum dulu. Saya dapat info beliau dipukul. Sudah penganiayaan," ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa‎ kericuhan sempat mewarnai rapat kerja antara Komisi VII DPR dengan Menteri ESD Sudiman Said. Rapat berlangsung didalam ruang rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Rekomendasi Untuk Anda

Informasi yang dihimpun dua anggota DPR yang terlibat kericuhan yakni Muljadi dari Fraksi Demokrat dengan Mustofa Assegaf dari Fraksi Persatuan Pembangunan (PPP). Belum diketahui penyebab kericuhan tersebut.

Kericuhan berlangsung cepat di lorong ruang rapat Komisi VII DPR menuju ruang sekretariat komisi. "Terjadinya di lorong komisi," kata seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas