Suap Diduga untuk Muluskan Pemberian Izin Pertambangan
Patut diduga ini berkaitan pemberian izin di sebuah lokasi di Kalimantan.
Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas Pimpinan KPK Johan Budi membenarkan adanya operasi tangkap tangan yang digelar satgas KPK di Sanur Bali.
Menurutnya, operasi tersebut dilakukan karena diduga adanya tindak pidana penyuapan terkait proses pemberian ijin tambang di sebuah lokasi di Kalimantan yang melibatkan Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Adriansyah.
"Patut diduga ini berkaitan pemberian izin di sebuah lokasi di Kalimantan. Jadi ini berkaitan dengan izin," kata Johan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/4/2015).
Johan menuturkan, pihaknya menangkap tiga orang dari hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan di dua kota berbeda. Ketiga orang tersebut adalah A, AH dan AK dari lokasi di Bali dan juga Jakarta.
"KPK menyita ribuan Dollar Singapura dan sejumlah nominal uang dalam bentuk Rupiah saat penangkapan di Bali," tuturnya.
Masih kata Johan, penangkapan di Bali terjadi sekitar pukul 18.45 WITA yang ditangkap adalah Adriansyah dan seseorang berinisial AK di sebuah hotel di Sanur Bali. Sementara untuk AH, KPK menangkap pria tersebut di sebuah lobby hotel kawasan Senayan, Jakarta.
"Status ketiganya masih terperiksa. Ketiganya sudah ada di gedung KPK,"ujarnya.