Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kader PDI Perjuangan Tersangkut Korupsi Silakan Cari Bantuan Hukum Sendiri

"Partai sudah tegas sikapnya tidak akan memberikan pembelaan hukum lagi, silakan yang terkena kasus hukum untuk mencari pembelaan hukum sendiri,"

Kader PDI Perjuangan Tersangkut Korupsi Silakan Cari Bantuan Hukum Sendiri
Tribunnews/Dany Permana
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Adriansyah keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan usai diperiksa dan dinyatakan ditahan oleh KPK, Sabtu (11/4/2015) dini hari. Adriansyah ditangkap di Sanur, Bali dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK dengan barang bukti berupa uang 40 ribu dolar Singapura dan Rp 55,85 juta. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan bakal terus berkomitmen memberantas korupsi, termasuk di tubuh partainya sendiri. Karena itu PDI Perjuangan tak akan merecoki kasus korupsi yang belakangan dialami kadernya Adriansyah.

Demikian disampaikan politikus PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/4/2015).

Tjahjo memastikan komitmen partai berlambang moncong putih terlihat dari pernyataan politik Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mempersilakan penegak hukum menindak kadernya, selama cukup bukti.

"Partai sudah tegas sikapnya tidak akan memberikan pembelaan hukum lagi, silakan yang terkena kasus hukum untuk mencari pembelaan hukum sendiri," terang mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

Sikap partai berlaku kepada semua kader PDI Perjuangan. Ia mencontohkan kasus yang dialami Adriansyah sudah membuat partai bertindak. Beredar kabar partai akan langsung memecat Adriansyah.

"Akan ada sanksi yang lebih cepat dan tegas kepada anggota, apalagi kader yang terlibat korupsi, walau pun partai tetap menghargai prinsip asas praduga tidak bersalah," sambung Tjahjo‎.

Ikuti kami di
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Y Gustaman
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas