Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kata Fadli Zon, TNI Bukan untuk Jadi Penyidik Tapi Bertempur

"Kalau TNI bukan untuk menyidik tapi bertempur," kata Fadli .

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kata Fadli Zon, TNI Bukan untuk Jadi Penyidik Tapi Bertempur
Warta Kota/henry lopulalan
Fadli Zon. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon angkat bicara mengenai wacana KPK merekrut penyidik dari kalangan TNI.

Fadli menegaskan berdasarkan undang-undang penyidik berasal dari kepolisian dan kejaksaan.

"Kalau TNI bukan untuk menyidik tapi bertempur," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Fadli pun mempertanyakan wacana yang dimunculkan KPK tersebut.

"Memang KPK mau mengadu," tuturnya.

Sebelumnya, Mabes TNI angkat bicara soal wacana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin merekrut penyidik dari kalangan TNI.

Hal ini menyusul sejumlah penyidik KPK yang mengaku dikriminalisasi oleh Polri. Menanggapi hal itu, Kapala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Fuad Basya pihaknya siap menyediakan anggota TNI untuk ditugaskan di KPK menjadi penyidik dan tim auditor untuk pengungkapan kasus korupsi.

Rekomendasi Untuk Anda

"TNI siap menyediakan anggota bila dibutuh oleh KPK, baik itu untuk penyidik, penuntut dan bahkan hakim, karena kami kan juga punya Mahmah Militer. Apapun yang diminta kami
siap," kata Fuad di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, (5/5/2015) kemarin.

Lebih lanjut Fuad mengatakan, TNI memiliki ahli hukum untuk dipekerjakan di KPK sesuai bidang-bidangnya.‎ Fuad menjamin, Anggota TNI profesional dalam menjalankan tugas-tugas untuk kepentingan negara.

"Prinsipnya TNI siap membantu pemerintah. KPK butuh berapa orang kami punya dan kami siapkan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas