Pemahaman Pengaturan Keuangan Perempuan Rendah
Pemahaman menegenai pengelolaan uang di Indonesia saat ini sangat rendah.
Penulis:
Eko Sutriyanto
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemahaman menegenai pengelolaan uang di Indonesia saat ini sangat rendah.
Survei yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan indeks leterasi orang produktif yang mencapai jumlah 170 juta jiwa, hanya 22 persen kelola keuangan yang baik.
"Apalagi pengelolaan uang yang dilakukan perempuan masih cukup rendah," kata Lasmaida Gultom, Direktur Literasi dan Pendidikan Otoritas Jasa Keuangan di sela-sela peluncuran aplikasi WISE di Jakarta, Sabtu (9/5/2015).
Ini menjadi tantangan seluruh pihak untuk meningkatkan pemahaman para perempuan.
"Apalagi perempuan menjadi Menteri Keuangan dalam keluarga maupun tempat usaha," katanya.
OJK pernah mendatangi puluhan kota, yakni 39 kota tahun 2013, 50 kota tahun 2014 dan 45 kota untuk tahun ini masih saja keluhannya sama.
"Keluhan sama. Ngomongnya, bagaimana mau mengelola uang, lah wong gaji hariannya saja kurang, sebulan bapak cuma kasih sekian," katanya.
Hadirnya aplikasi WISE akan sangat mendukung perempuan di kota besar yang menggunakan seluler, akan bisa secara bijak mengelola uangnya.
Baca tanpa iklan