Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sore Ini Presiden Jokowi Bebaskan Lima Tahanan Politik di Papua

Presiden Joko Widodo direncanakan akan mengumumkan pembebasan secara khusus lima tahanan politik dan memberikan amnesti secara umum

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Sore Ini Presiden Jokowi Bebaskan Lima Tahanan Politik di Papua
TRIBUNNEWS.com/HAND OVER
Presiden Joko Widodo didampingi Mendikbud Anies Baswedan (dua kiri), Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (kiri), dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek (kanan) menujukkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di SDN 2 Temuwangi Pedan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (4/5). Pada kesempatan itu, Presiden secara simbolis menyerahkan sebanyak 532 Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), 447 Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan 1.646Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk wilayah Temuwangi. (TRIBUNNEWS/HO) 

Tribunnews.com, Jayapura - Presiden Joko Widodo direncanakan akan mengumumkan pembebasan secara khusus lima tahanan politik dan memberikan amnesti secara umum terhadap sejumlah tahanan politik lainnya.

Pengumuman akan dilakukan dalam sebuah konperensi pers seusai meninjau Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas 2 Abepura, Jayapura, Sabtu (9/5/2015) sore.

"Ya, rencananya begitu," ungkap Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhi Purdijatno kepada Kompas, saat dikonfirmasi pada Sabtu (9/5) pagi di Hotel Swiss-Bel Papua.

Namun, saat ditanya siapa saja lima tahanan politik tersebut, Tedjo berdalih lupa. "Wah saya lupa, nanti dicek lagi saja," tambahnya.

Terkait apakah lima tapol yang secara khusus akan dibebaskan itu masuk kategori tokoh utama dalam aksi-aksi yang menuntut kemerdekaan Papua selama ini, Tedjo menjawab," Kita secara bertahap ya. Ini lima dulu dan lainnya." Diketahui, awalnya pembebasan tapol akan diberikan kepada 6 orang, namun 1 orang ternyata ada yang sudah meninggal dunia.

Tedjo mengaku, kebijakan Presiden Jokowi dan -JK untuk membebaskan tapol merupakan langkah pemerintah untuk lebih fokus untuk kesejahteraan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan jaminan kehidupan. Selain keamanan dan dan perdamaian Tanah Papua. (Suhartono)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: KOMPAS
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas