Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Adinda Thomas Bersama Mahasiswa Gelar Aksi Menolak Karya Bajakan

Masyarakat Indonesia saat ini memiliki cara mudah untuk mendapatkan karya anak bangsa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Adinda Thomas Bersama Mahasiswa Gelar Aksi Menolak Karya Bajakan
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Aksi teatrikal menolak barang bajakan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pulahan mahasiswa bersama artis Adinda Thomas menggelar aksi yang mengajak masyarakat untuk menghormati hak cipta karya musik dan film anak bangsa di arena Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (24/05/2015).

Acara yang bertema nasionalisme dan menyemarakkan hari kebangkitan nasional (harkitnas) ini, mereka mengajak masyarakat untuk tidak membeli karya anak bangsa dari hasil bajakan.

"Beli CD atau DVD bajakan, mengunduh musik secara gratis di Internet itu mencederai karya anak bangsa. Banyak seniman dalam negeri yang rugi dan kemudian patah semangat untuk berkarya karena tidak dihargai," ujar Adinda Thomas, yang juga koordinator aksi kepada wartawan di sela-sela aksi.

Menurut Adinda, masyarakat Indonesia saat ini memiliki cara mudah untuk mendapatkan karya anak bangsa, khususnya musik melalui portal resmi dengan harga terjangkau. Tak hanya itu, karya anak bangsa berupa musik dan film juga mudah dibeli melalui online dan mudah ditemukan di pasaran resmi.

"Melalui aksi ini kami berharap pada warga Indonesia, khususnya anak muda untuk cintai karya anak bangsa. Selain tidak beli bajakan, anak muda juga harus ramaikan film-film Indonesia di bioskop dan tetaer. Ramaikan juga acara-acara musik yang digelar oleh anak bangsa," ujar Adinda.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal soal penghargaan terhadap musisi dalam negeri. Para mahasiswa menggunakan jubah hitam dan topeng sebagai gambaran sisi kelam dari karya anak bangsa yang tidak dihargai.

Rekomendasi Untuk Anda

Aksi teatrikal ini sempat mengundang perhatian ratusan masyarakat di bundaran HI untuk menyaksikan.

"Semoga acara ini mampu menyadarkan masyarakat Indonesia dan pemerintah untuk mau lebih serius mengangkat seni dan karya anak bangsa," ujar Adinda

Selain aksi pada arena CFD ini, mereka juga melakukan acara sosialisasi dan diskusi yang mengangkat tema penghargaan terhadap hak cipta dan karya anak negeri akan dilakukan di kampus-kampus di Jakarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas