Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Megawati: Saya Mau Jadi Bupati Deh

Megawati Soekarnoputri tiba-tiba mengaku ingin mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Megawati: Saya Mau Jadi Bupati Deh
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memberikan kuliah umum dalam peringatan ke-50 tahun Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Gedung Lemhanas, Jakarta, Kamis (28/5/2015). Dalam kuliah umumnya, Megawati Soekarnoputri menegaskan Lemhannas bukanlah lembaga stempel sertifikasi kepemimpinan. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tiba-tiba mengaku ingin mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah.

Hal itu dikatakan terkait diterapkannya sistem desentralisasi atau otonomi daerah, yang membuat kondisi di banyak kabupaten maupun daerah justru tidak membaik.

"Kalau dengan diterapkannya otonomi daerah ternyata kondisi kabupaten tidak lebih baik, saya mau jadi bupati deh," kata Megawati saat memberikan pidato kuliah umum di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Dirinya mengaku tak peduli dengan apa kata orang soal gila jabatan dengan turun menjadi seorang bupati.

Menurutnya, bukanlah jabatan yang penting, namun bagaimana berpikir demi memberikan kesejahteraan bagi rakyat dan negara.

"Saya tinggal minta aja mau dimana. Saya juga yakin pasti banyak yang dukung kok," katanya.

Dirinya mengaku khawatir saat negara dalam keadaan krisis dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak disalurkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kabupaten dan provinsi tidak bisa berbuat apa-apa.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk itu, ia meminta pada para calon kepala daerah yang menduduki orang nomor satu di daerah supaya memastikan ada potensi ekonomi di wilayah yang akan dipimpinnya.

Peluang itu, kata dia, harus bisa digarap setidaknya selama lima tahun dia menjabat sebagai kepala daerah.

Dengan peringatan 50 tahun Lemhanas, dirinya berharap agar lembaga tersebut semakin digelorakan oleh ruh pendirinya. Hal ini demi memantapkan Lemhanas menjadi tempat pengemblengan para pemimpin bangsa.

"Saya berharap Lemhanas akan semakin kokoh berdiri, menjadi pusat pengemblengan revolusi mental bagi calon-calon pemimpin bangsa," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas