Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Baru Sebatas Desas-desus, Jokowi Belum Bahas Reshuffle Kabinet

"Itu kan desas-desus, tapi kan belum dibahas secara resmi di rapat kabinet atau dengan Presiden," ujar Teten.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Baru Sebatas Desas-desus, Jokowi Belum Bahas Reshuffle Kabinet
TRIBUN/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin sidang Kabinet Kerja yang perdana di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/10/2014). Hari ini menteri-menteri yang memperkuat Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla secara resmi dilantik di Istana Negara. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo belum membahas secara resmi perombakan kabinet dalam waktu dekat. Dia menyebut pertemuan presiden dengan Syafii Ma'arif serta para ekonom hanya bagian dalam mendapat masukan dari berbagai pihak.

"Itu kan desas-desus, tapi kan belum dibahas secara resmi di rapat kabinet atau dengan Presiden," ujar Teten di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/6/2015).

Dia menjelaskan, Presiden Jokowi bertemu dengan Syafii Ma'arif karena mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu dianggap sebagai tokoh berpengaruh. Jokowi kerap meminta tanggapan Syafii dalam berbagai isu.

Adapun dalam pertemuan dengan sebelas ekonom, kata Teten, Presiden membahas hal-hal yang perlu dilakukan pemerintah dalam jangka pendek dan panjang. Jangka pendek, misalnya, keperluan untuk stabilisasi harga dan inflasi. Adapun untuk jangka panjang, para ekonom mengaitkan pembangunan infrastruktur untuk mendorong industrialisasi.

Teten membenarkan bahwa pertemuan Presiden Jokowi dan para ekonom itu menyinggung soal kinerja menteri. Mereka mengusulkan perlunya Jokowi mengganti menteri-menteri bidang ekonomi.

"Itu saran dari para ekonom. Tentu Presiden akan menerima masukan itu, tapi kan masih perlu proses juga," ucap Teten.

Pertemuan Jokowi dan Syafii Maarif atau akrab disapa Buya berlangsung pada siang ini. Buya mengakui bahwa Jokowi berkonsultasi dengannya soal perombakan kabinet.

Rekomendasi Untuk Anda

BACA : Buya Isyaratkan Jokowi Akan Reshuffle Kabinetnya

Sementara itu, ekonom dari Universitas Gadjah Mada, Tony Prasetiantono, menyebutkan bahwa Presiden mengungkapkan sulitnya mencari orang yang tepat untuk mendorong perekonomian Tanah Air. Para pengamat sempat mengusulkan nama mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indirawati, yang kini menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Penulis: Sabrina Asril

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas