Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Rini: Coba Tanya ke Dia dari mana Datanya?

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan ada menteri yang menghina Presiden Joko Widodo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menteri Rini: Coba Tanya ke Dia dari mana Datanya?
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid (kiri) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) berjalan keluar dari Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat (15/5/2015) usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Berbagai permasalahan TKI dan BUMN dibahas dalam pertemuan tersebut. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan ada menteri yang menghina Presiden Joko Widodo.

Ditambahkan, Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu, sosok menteri yang kerap menjelek-jelekkan Presiden adalah perempuan, bukan dari PDIP dan urus ekonomi.

Di kabinet kerja Jokowi, terdapat dua menteri perempuan di bawah kordinasi Kementerian Perekonomian. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno.

Ketika hal itu ditanyakan awak media seusai rapat terbatas di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (29/6/2015), Rini malah balik mempertanyakan dasar dan data.

"Itu dari mana? Coba tanya ke dia dari mana dasarnya? Datanya dari mana, tanya mereka yang bicara jangan ke saya," kata Rini, usai rapat terbatas mengenai galangan kapal.

Awak media kembali mempertanyakan kepada Rini, apakah dirinya pernah menjelek-jelekkan atau menghina Presiden? Rini menepis hal itu.

"Coba yah kalau saya sebagai pembantu presiden, ya tentunya saya menghormati bapak presiden," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut ketidak ditanya mengenai reshuffle, Rini menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.

"Kalau reshuffle menteri tanya ke Presiden. Saya sebagai pembantu presiden yang melakukan assessment Presiden. Jadi saya serahkan ke Presiden," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas