Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KSAU Perintahkan Pesawat Hercules C-130 Tidak Diterbangkan

"KSAU telah perintahkan, untuk pesawat C-130 sejenis atau tipe b, sementara dihentikan terbang," katanya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
zoom-in KSAU Perintahkan Pesawat Hercules C-130 Tidak Diterbangkan
TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI
Salah satu bagian pesawat Hercules C-130 milik TNI AU milik TNI AU berada diatas bangunan warga di lokasi jatuhnya pesawat tersebut di Jalan Jamin Ginting, Medan, Rabu (1/07/2015). Jatuhnya pesawat Hercules C-130, selasa 30 juni kemarin, pada pukul 12.08 WIB saat hendak menuju Tanjung Pinang tersebut mengakibatkan seratusan orang meninggal dunia. Tribun Medan/Dedy Sinuhaji 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Agus Supriatna, telah menginstruksikan kepada pasukannya untuk tidak menerbangkan pesawat Hercules C-130 yang sejenis dengan pesawat yang jatuh di Medan, Selasa (30/6/2015) lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kadispen TNI AU Marsma Dwi Badarmanto usai upacara penyambutan jenazah di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/7/2015).

"KSAU telah perintahkan, untuk pesawat C-130 sejenis atau tipe b, sementara dihentikan terbang," katanya.

Instruksi penghentian tersebut berlaku hingga penyebab kecelakaan Hercules C-130 bernomor A1310 diketahui. Sebelum pesawat menghantam pemukiman dan menewaskan 122 orang, pilot pesawat Sandy Permana sempat mengontak menara pengawas untuk meminta return to base (RTB).

Menurut Badarmanto, seorang pilot biasanya meminta RTB apabila ada permasalah dalam pesawat.

"Instruksi, sampai penyelidikan selesai‎," tuturnya.

Sementara itu pihak TNI AU telah membentuk tim untuk menyelidiki pesawat Hercules yang jatuh setelah 2 menit lepas landas tersebut. Tim itu pun telah mulai bekerja tidak lama setelah pesawat jatuh.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk investigasi kecelakaan, kini sedang bekerja, kita punya tim tersendiri, misalnya nanti mendapatkan kesulitan, kalau perlu, kita bicarakan dengan pabriknya (Lockhead, Amerika)," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas