Tribun

Disayangkan, Nama Setya dan Aziz Dibawa-bawa dalam Konflik KNPI

Pihaknya mendesak kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas, terhadap cara-cara premanisme itu.

Editor: Hasanudin Aco
Disayangkan, Nama Setya dan Aziz Dibawa-bawa dalam Konflik KNPI
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Pemuda LIRA, Adam Irham, sangat menyayangkan sikap mantan narapidana Fadh A Rafiq yang mendatangi kantor DPP KNPI dan berkali-kali membawa-bawa nama Ketua DPR RI Setya Novanto dan Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin.

"Sangat disayangkan sekali kedua tokoh ini diseret dalam pertikaian KNPI. Harusnya Ketua DPR RI dan Ketua Komisi III DPRI Aziz Syamsuddin tidak mem-backup tindakan-tindakan premanisme, sebagaimana dilakukan oleh mantan narapidana Fadh A Rafiq," kata Adam dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Menurut Adam, di era global seperti ini masih saja tindakan-tindakan premanisme yang mengabaikan komunikasi, langkah hukum dibudayakan. Dikatakan ternyata efek jera terhadap Fadh A Rafiq dipenjara, tidak berjalan dengan baik, pembinaan dalam Lapas ternyata gagal membentuk manusia yang berakhlakul karimah.

"Dan sangat memalukan sekali, di bulan Ramadhan, bulan sucinya umat Islam, dinodai dengan cara-cara kekerasan dan premanisme," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas, terhadap cara-cara premanisme itu. "Kepolisian sebagai aparat penegak hukum harus tegas dan tidak boleh berpihak, walaupun ada tekanan dari Ketua DPR RI dan Ketua Komisi III DPR RI," katanya.

Dijelaskan persolan KNPI sebaiknya diselesaikan di ranah hukum apabila penyeselaian secara musyawarah tidak berjalan dengan baik.
"Pemuda harus menunjukan kualitas intelektual, bukan gagah-gagahan merasa kuat, hebat karena di backup oleh pimpinan DPR dan Ketua Komisi III," kata Adam.

KNPI sebagai laboratorium kepemimpinan bangsa, menurut dia, harus mengedepankan langkah-langkah dialogis dibanding tindakan fisik. Serta KNPI memiliki aturan main yang jelas, yaitu AD/ART serta Peraturan-Peraturan Organisasi lainnya, harus menjadi rujukan serta landasan bagi jalannya roda organisasi, apabila AD/ART tidak lagi dijadikan sebaga landasan utama, maka seperti inilah. "Semua orang bisa saja dengan gampang melakukan KLB dan mengklaim diri sebagi Ketua Umum KNPI," katanya.

Adam pun menghimbau kepada Bung Muhammad Rifai Darus sebagai Ketua Umum serta Bung Sirajuddin Abdul Wahab, Sekretaris Jenderal DPP KNPI yang sah Hasil Kongres Pemuda/KNPI XIV Jayapura-Papua, tetap membuka diri dalam berkomunikasi dan mengakomadasi potensi-potensi kepemudaan, demi jalannya dinamika kepemudaan yang produktif.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas