Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Luhut Kawal Nawa Cita Jokowi Lewat Kerjasama dengan BPKP

Kantor Staf Kepresidenan menjalin kerjasama dengan BPKP guna mengawal program nawa cita Presiden Joko Widodo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Luhut Kawal Nawa Cita Jokowi Lewat Kerjasama dengan BPKP
Joglosemar/Joglosemar/Mohammad Ayudha
PANTAU PERSIAPAN- Kepala Staf Kepresidenan, Luhut Binsar Panjaitan (tiga dari kanan) bersama Kapolri Jendral Polisi Badrodin Haiti (dua dari kiri) meninjau lokasi pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Amanda di gedung Graha Saba, Sumber, Solo, Senin (8/6). Tinjaun tersebut dilakukan guna persiapan pernikahan Gibran-Selvi. Joglosemar/Mohammad Ayudha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan ingin mengawal program nawa cita Presiden Joko Widodo melalui kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kantor Staf Presiden berkepentingan mengawal program naw acita Presiden Jokowi berjalan sesuai target," ujar Luhut dalam acara MoU antara Kantor Staf Kepresidenan dengan BPKP di Gedung Bina Graha, Istana, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Luhut menjelaskan, kerjasama ini bermanfaat agar peninjauan lapangan tersebut bisa berjalan lancar, dengan cara melakukan pertukaran data dan informasi dalam bidang pengawasan pembangunan.

Namun, ia menekankan kembali pengawasan ini tidak ada kaitannya untuk menilai kinerja menteri dan pimpinan lembaga. Luhut menyadari menilai kinerja mereka bukanlah kewenangannya, melainkan kewenangan Presiden.

"Jadi tidak ada rapor merah, kuning, hijau atau biru yang akan diberikan ke kementerian dan lembaga," kata Luhut.

Tahun ini, Kantor Staf Presiden akan memantau 100 program prioritas yang menjadi janji Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ada empat kluster dari janji tersebut, pertama bidang Pangan, energi, maritim dan infrastruktur.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua, bidang pendidikan, kesehatan dan kemiskinan, ketiga, bidang reformasi birokrasi dan keempat, bidang industri dan pariwisata serta sejumlah bidang lain seperti desa, perdagangan dan kawasan perbatasan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas