Masih Berkonflik, PDIP Pikir-pikir Gandeng Golkar di Pilkada
"Golkar mau ada atau tidak, kita tidak ada persoalan. Tidak dengan Golkar pun tetap bisa jalan," imbuh Ribka.
Penulis:
Ferdinand Waskita
Editor:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai politik terus melakukan konsolidasi internal menjelang pilkada serentak pada Desember 2015. Mereka juga melakukan komunikasi untuk berkoalisi memenangkan calon kepala daeah.
Namun, komunikasi terhadap partai Golkar masih terbentur karena belum menyelesaikan konflik dualisme kepengurusan. Walaupun kedua kubu Golkar melakukan islah terbatas untuk Pilkada.
Adanya konflik tersebut membuat PDI Perjuangan masih menunggu penyelesaian kasus tersebut dan pikir-pikir untuk menggandeng Golkar di Pilkada serentak. Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan pihaknya masih menunggu terkait perkembangan islah.
"Ini islahnya permanen atau temporer. Karena ada yang bilang kalau calon disepakati dua kubu, oke. Kalau tidak disepakati dua kubu lihat survei. Survei kan tidak sehari-dua hari. Perlu 2-3 minggu. Tanggal 26 Juli sudah pendaftaran," kata Ribka di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/7/2015).
Anggota Komisi IX DPR itu menyatakan permasalahan partai berlambang pohon beringin tersebut tidak akan ada pengaruhnya bagi PDIP. Ribka menegaskan PDIP telah siap, sekalipun tak mengandeng partai Golkar.
"Golkar mau ada atau tidak, kita tidak ada persoalan. Tidak dengan Golkar pun tetap bisa jalan," imbuhnya.