Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Upacara Bendera Jangan Hanya Jadi Seremonial'

Anies meminta agar kegiatan rutin upacara bendera tidak menjadi sekedar kegiatan seremonial.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in 'Upacara Bendera Jangan Hanya Jadi Seremonial'
TRIBUN SUMSEL/M AWALUDDIN FAJRI
BENDERA - Ratusan siswa yang tergabung dalam organisasi Latihan Kepemimpinan Siswa sedang menjahit bendera Indonesia di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Kamis (14/8/2014). Bendera dengan ukuran 3000 meter persegi ini nantinya akan dikibarkan pada saat upacara bendera dalam menyambut kemerdekaan negara Republik Indonesia yang ke 69 tahun di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang (TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, pada awal tahun ajaran baru 2015/2016, meminta agar kegiatan rutin upacara bendera tidak menjadi sekedar kegiatan seremonial.

"Tetapi (upacara bendera) harus menjadi wahana bagi seluruh warga sekolah untuk berinteraksi secara reguler dan menjadi wahana bagi Kepala Sekolah untuk memberikan paparan dan arahan bagi seluruh warga sekolah secara rutin," kata Anies dalam pernyataan tertulisnya, Senin (27/7/2015).

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini meminta para pemangku kepentingan dunia pendidikan Indonesia untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka diminta untuk tetap senantiasa menjadi pembelajar.

Selain meningkatkan kemampuan akademis siswa, para pengajar juga diminta untuk dapat memberikan keteladanan dalam berbudi pekerti, serta menumbuhkan karakter kepemimpinan mereka.

"Mari kita kembangkan budaya sekolah yang bisa menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerja sama dan berkreativitas bagi semua anak didik kita," katanya.

Tak hanya itu, Anies juga meminta agar jalinan silaturahim sekolah dengan keluarga diperkuat melalui interaksi rutin antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orangtua/wali.

"Mari kita kembangkan semua itu melalui kegiatan intra-kurikular, ekstra-kurikuler maupun kegiatan non-kurikuler. Republik ini membutuhkan generasi baru yang bisa menjawab dan memenangkan tantangan di jamannya nanti," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas