Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Diduga Intervensi Muktamar NU, GP Ansor Minta Jokowi Evaluasi Menag Lukman

Dugaan intervensi tersebut dilakukan Lukman dengan terkesan memberikan dukungan kepada salah satu calon Ketua Umum PBNU.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Diduga Intervensi Muktamar NU, GP Ansor Minta Jokowi Evaluasi Menag Lukman
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Presiden RI, Joko Widodo didampingi Rais Akbar PBNU, KH Mustofa Bisri, Ketua Umum PBNU, KH Said Agil Siradj, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin dan Gubernur Jatim, Soekarwo usaimembuka Muktamar NU ke-33 di alun-alun Jombang, Sabtu (1/3). Muktamar yang digelar di 4 ponpes akan berlangsung hingga Rabu (5/8). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menduga adanya intervensi yang dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam hajatan Muktamar Ke-33 NU yang tengah berlangsung di Jombang Jawa Timur.

Dugaan intervensi tersebut dilakukan Lukman dengan terkesan memberikan dukungan kepada salah satu calon Ketua Umum PBNU.

"Ansor prihatin atas upaya intervensi yang dilakukan oleh pihak luar tersebut, termasuk yang dilakukan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin," kata Wakil Ketua GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, Rabu (5/8/2015).

Dugaan intervensi itu dilakukan dengan cara dengan mengerahkan para kakanwil Kementerian Agama.

"Ada upaya mengerahkan secara sistemik dan massif dari direktur sampai kantor kabupaten. Padahal seharusnya mengayomi dan menenteramkan umat," ungkap Yaqut.

Yaqut mengatakan, Muktamar adalah forum musyawarah tertinggi NU sebagai organisasi yang dibentuk oleh para alim ulama berhaluan Islam ahlu sunnah wal jama'ah (Aswaja). Terkait dengan dinamika yang terjadi di Muktamar, Ansor memandang ada upaya intervensi yang dilakukan oleh pihak luar untuk mempengaruhi muktamirin.

"Ansor mencermati bahwa Menteri Agama bertindak melampaui kewenangannya dengan terkesan memberikan dukungan kepada salah satu kandidat pimpinan PBNU melalui kanwil kemenag di beberapa propinsi," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, GP Ansor mendesak Presiden Jokowi segera melakukan evaluasi terhadap Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin.

"Ansor berharap pihak-pihak di luar NU menghormati semua proses yang terjadi dalam Muktamar dengan tidak melakukan intervensi terhadap muktamirin," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas