Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Din Syamsuddin: Ada Anggaran Pemerintah Dalam Muktamar Muhammadiyah

Din sempat ragu untuk membocorkan adanya bantuan negara itu. Bahkan ia sempat meminta izin di depan forum muktamirin

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Din Syamsuddin:  Ada Anggaran Pemerintah Dalam Muktamar Muhammadiyah
TRIBUN/SANOVRA JR
Sejumlah Muktamirin mengikuti sidang Pleno II Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulsel, Selasa (4/8). Sidang pleno tersebut beragendakan laporan dinamika wilayah, Ortom dan tanggapan terhadap laporan PP Muhammadiyah. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan, anggaran yang digunakan untuk menyelenggarakan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar cukup besar. Namun, ada andil negara dalam membantu Muhammadiyah menyelenggarakan muktamar kali ini.

“Ini biaya yang dipakai saat Muktamar sebesar Rp 35 miliar,” kata Din saat memberikan pidato pada Sidang Pleno XII Muktamar ke-47 Muhammadiyah, Jumat (7/8/2015).

Awalnya, Din sempat ragu untuk membocorkan adanya bantuan negara itu. Bahkan ia sempat meminta izin di depan forum muktamirin untuk membuka informasi adanya bantuan tersebut. “Ini enggak apa-apa ya saya buka,” kata Din.

Ia mengungkapkan, bantuan itu diberikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sebesar Rp 1 miliar. Jumlah itu terdiri atas Rp 500 juta dari Kantor Wapres dan Rp 500 juta dari kantong pribadi JK.

“Saya kemarin dapat SMS dari Pak JK, ‘Ini sudah ditransfer Rp 500 juta dari Kantor Wapres dan Rp 500 juta dari pribadi’," ujar Din.

Tidak hanya itu, istri Jusuf Kalla, Mufida Kalla, juga disebut Din menawarkan bantuan. "Ibu Kalla juga SMS, 'Pak Din kalau ada yang kurang, kalau ada bilang saja’,” ujarnya. (Dani Prabowo)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas