Tribun

Pilkada Serentak

Fadli Zon Usulkan DPRD Langsung Tetapkan Calon Tunggal Jadi Kepala Daerah

Fadli Zon berpendapat agar calon tunggal kepala daerah langsung ditetapkan DPRD sebagai pemenang Pemilihan Umum Kepala Daerah

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Fadli Zon Usulkan DPRD Langsung Tetapkan Calon Tunggal Jadi Kepala Daerah
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon saat menggelar jumpa pers di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, (16/4/2015). Pemerintah bersama DPR melakukan koordinasi untuk persiapan finalisasi pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika di Bandung. Dalam perhelatan yang sering disebut KAA itu, pemerintah sedikitnya menganggarkan dana Rp 200 miliar untuk merayakan 60 tahun digelarnya pertemuan internasional tersebut. DPR berencana juga membuat forum parlemen Asia Afrika. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon berpendapat agar calon tunggal kepala daerah langsung ditetapkan DPRD sebagai pemenang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada).

Hingga kini, masih ada tujuh daerah yang calon kepala daerah yang mendaftar hanya satu pasangan saja. Kata Fadli Zon, tidak Pilkada tetap dilaksanakan sementara yang bertarung tidak memilik lawan.

"Mestinya ada calon tungal kita tetapkan saja. Ini kan pendapat pribadi. Kalau ada revisi kalau ada calon tunggal ditetapkan saja oleh DPRD. Jadi tidak perlu ada Pilkada. Masak harus melawan kotak kosong? jadi ditetapkan saja secara langsung," kata Fadli saat diskusi bertajuk di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (8/8/2015).

Opsi lainnya, lanjut Fadli, adalah perpanjangan jabatan kepada daerah di tujuh daerah yang hanya ada satu pasangan calon.

Jabatan kepala daerah tersebut diperpanjang hingga perpanjangan pelaksanaan Pilkada selanjutnya sehingga ada calon kepala daerah yang lebih dari satu.

"Opsi terakhir adalah menurut saya opsi diada-adakan yakni opsi perpanjangan. Kita perlu tolerir karena ada kendala teknis termasuk warning KPU dan ada 81 head to head yang mungkn saja bisa gugur dan bisa jadi calon tunggal," ujar wakil ketua umum Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum memperpanjang kembali pendaftaran calon kepala daerah di tujuh daerah pada 9-11 Agustus 2015. Pendaftaran kembali dibuka lantaran tujuh daerah hanya ada calon tunggal kepala daerah.

Sementara dalam UU Pilkada disebutka bahwa calon kepala daerah sekurang-kurangnya adalah dua pasangan calon.

Sekadar informasi, tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kota Surabaya, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Pacitan di Jawa Timur, Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Samarinda di Kalimantan Timur, dan Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu masih terdapat 81 daerah yang hanya memiliki dua pasangan calon pemimpin daerah, sehingga masih ada kemungkinan jumlah daerah dengan calon tunggal bertambah usai verifikasi pasangan calon.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas