Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Modernitas Ancam Kehidupan Suku Baduy

Baduy hidup tanpa listrik, mobil atau alat komunikasi modern.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Modernitas Ancam Kehidupan Suku Baduy
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Deretan bangunan lumbung padi (leuit) milik warga Baduy, Kabupaten Lebak, Banten. Warga Baduy menyimpan gabah hasil panen padi huma di dalam lumbung untuk persediaan karena mereka menabukan jual-beli beras atau gabah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Modernitas mengancam suku Baduy Indonesia. Itulah judul yang diangkat media luar negeri, Al Jazeera, Minggu (9/8/2015).

Dalam video dokumenter mengangkat kegelisahan masyarakat suku Baduy, di Baduy Dalam, Desa Kenekes, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Baduy hidup tanpa listrik, mobil atau alat komunikasi modern.

Hanya beberapa jam dari ibukota Indonesia, Jakarta, suku Baduy telah berhasil menjalani kehidupan tanpa listrik, mobil, atau apapun bentuk komunikasi modern.

Sekarang mereka menyerukan perlindungan pemerintah untuk budaya asli Baduy di tengah ancaman modernitas.

Memang undang-undang telah membuat pemerintah melindungi mereka dari pertambangan maupun perusahaan-perusahaan kayu yang merusak tanah mereka.

"Baduy mengatakan budaya mereka juga membutuhkan perlindungan," laporan reporter Al Jazeera Step Vaessen dari Lebak.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas