Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pakar Tata Ruang Pertanyakan Kinerja BPN

Yayat juga mengatakan bahwa saat ini, masyarakat sulit membeli tanah karena terhalang permasalahan keabsahan dari status tanah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pakar Tata Ruang Pertanyakan Kinerja BPN
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Pakar Tata Ruang, Yayat Supriatna (tengah) saat diskusi Senator Kita di Cikini, Jakarta, Minggu (9/8/2015) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pakar tata ruang, Yayat Supriatna mempertanyakan kinerja Badan Petanahan Nasional (BPN) dalam mengurus pencatatan dan administrasi tanah. Hal tersebut menurutnya merupakan permasalahan mendasar yang perlu diperbaiki segera.

"Pencatatan atas tanah jadi masalah krusial. Dimana kerja BPN yang seharusnya mengurusi hal itu? Banyaknya konflik masalah tanah bersumber dari situ," ujarnya pada saat diskusi di Cikini, Jakarta, Minggu (9/8/2015)

Yayat juga mengatakan bahwa saat ini, masyarakat sulit membeli tanah karena terhalang permasalahan keabsahan dari status tanah. Dirinya mengakui bahwa data yang berada di BPN tidak dilengkapi secara mendetail.

"Masyarakat yang ingin membeli tanah, tidak mendapat kepastian apakah tanah tersebut merupakan tanah pemerintah atau tanah pribadi dan koporasi. Kemudian masalah waktu lamanya registrasi juga tidak jelas," tambahnya.

Selain itu, Yayat juga mengatakan bahwa harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang setiap tahun meningkat, tidak memiliki formulasi yang jelas dalam pengaturannya dan masyarakat tidak mendapatkan transparansi yang baik.

"NJOP setiap tahun naik terus. Tapi masyarakat tidak mengerti kejelasannya. Ketika ditanya, jawabannya selalu normatif. Jadi tidak jelas," kata Yayat.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas