Misbakhun Berharap Tim Ekonomi Jokowi-JK Bawa Indonesia Keluar dari Gejolak
Tim ekonomi Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dapat membangun ekonomi dan responsif menghadapi dinamika pasar.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun, berharap tim ekonomi Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dapat membangun ekonomi dan responsif menghadapi dinamika pasar.
Pesan Misbakhun tersebut menanggapi perombakan sejumlah menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK di bidang ekonomi. Di antaranya Menko Perekonomian, Darmin Nasution; Menko Kemaritiman, Rizal Ramli; Kepala Bappenas, Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan, Thomas Lembong.
Ia mengingatkan tim ekonomi Jokowi-JK harus banyak berkoordinasi dengan pengambil kebijakan di sektor moneter yaitu Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Sehinggga nilai mata uang rupiah bisa diperkuat kembali dengan pengendalian yang bagus antara kebijakan di sektor fiskal dan moneter.
"Pak Softlyan Djalil dengan pengalaman berganti posisi di beberapa kementerian diharapkan bisa menjadi menteri yang cakap dalam perencanaan pembangunan nasional di mana problem-problem perencanaan yang selama ini terasa kurang berjalan dengan baik bisa diselesaikan segera," ujar Misbakhun, Rabu (12/8/2015).
Siang tadi Presiden Jokowi melantik enam orang menteri di Istana Negara yakni Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menko Polhukam, Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian, Rizal Ramli sebagai Menko Kemaritiman, Thomas Trikasih Lembong sebagai Menteri Perdagangan dan Sofyan Djalil sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan atau Kepala Bappenas.