Pilkada Empat Daerah Ditunda, Polisi Perketat Keamanan di KPUD
Hal ini dilakukan demi mengantisipasi terjadinya kericuhan apabila empat daerah tersebut tidak terima dengan penundaan dari KPU.
Penulis:
Theresia Felisiani
Editor:
Rendy Sadikin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pihaknya akan meningkatkan pengamanan di empat wilayah yang mengalami penundaan proses pemilihan kepala daerah (pilkada).
Hal ini dilakukan demi mengantisipasi terjadinya kericuhan apabila empat daerah tersebut tidak terima dengan penundaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu.
"Dari KPU kan sudah memutuskan ada empat Kabupaten dan Kota yang pelaksanaan Pilkadanya ditunda hingga 2017 nanti. Makanya kami antisipasi kalau ada ketidakpuasan dari para calon yang mendaftar atau massanya," tegas Badrodin di PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2015).
Orang nomor satu di kepolisian ini menuturkan penjagaan akan diperketat khususnya di kantor KPU keempat daerah tersebut.
Termasuk juga anggota di lapangan diminta meningkatkan operasi intelijen demi mendeteksi berbagai ancaman dan teror yang mungkin terjadi.
Lebih lanjut, menurut Badrodin, para pasangan calon yang telah mendaftar di empat daerah itu pastinya akan kecewa atas keputusan penundaan.
"Calon-calon ini pasti sudah mempersiapkan untuk kemenangan mereka, termasuk biayanya, tapi ditunda," singkatnya.
Lebih lanjut Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, empat Kabupaten dan Kota yang Pilkadanya ditunda yaitu Mataram (NTB), Timor Tengah Utara (NTT), Tasikmalaya dan Blitar.
"Ada empat yang ditunda, yakni di Mataram, Timor Tengah Utara, Tasikmalaya dan Blitar," tambahnya.