Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKB Nilai Sikap Rizal Ramli Kekanak-kanakan

"Presiden harus memanggil untuk menertibkan," kata Helmy Faizhal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in PKB Nilai Sikap Rizal Ramli Kekanak-kanakan
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Menko Maritim Rizal Ramli diwawancarai wartawan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai sikap Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Rizal Ramli tidak pantas menantang Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

"Cara ributnya kekanak-kanakan ya, enggak sepantasnya sebagai pejabat tinggi negara seperti itu apalagi menko," kata Ketua Fraksi PKB DPR Helmy Faizhal Zaini di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

Ia mengatakan tugas Menko seharusnya untuk melakukan koordinasi. Tetapi, Rizal malah menjadi sumber kekacauan dari koordinasi itu sendiri. Mengenai pencopotan jabatan Rizal, Helmy mengatakan hal itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Presiden harus memanggil untuk menertibkan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menantang Wakil Presiden Jusuf Kalla membuktikan pernyataannya terkait proyek Pembangkit Listrik 35.000 Mega Watt.

"Kalau mau paham, minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya, kita diskusi di depan umum," ujar Rizal usai ratas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Mantan Menteri Perekonomian di era almarhum Presiden Abdurrachman Wahid atau Gus Dur ini kemudian enggan menyampaikan pernyataannya lagi. Ia pun langsung meninggalkan Kantor Presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya telah mengkritik balik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli yang menilai proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt tidak masuk akal. Menurut Kalla, Rizal sedianya memahami terlebih dahulu persoalan yang ada sebelum ia menyampaikan kritik.


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas