Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Adian Tegaskan Pernyataan Fahri bukan Otokritik DPR

Adian Napitupulu, menyesalkan pernyataan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Adian Tegaskan Pernyataan Fahri bukan Otokritik DPR
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Adian Napitupulu menunjukkan sekuel fotonya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu, menyesalkan pernyataan Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad.

Hal itu terkait pernyataan "bloon" Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah Fahri sebagai otokritik pada DPR menunjukkan bahwa MKD belum lihat rekaman secara utuh tapi sudah beropini.

"Secara utuh bisa dikata bahwa pernyataan rada-rada 'bloon' dari Fahri adalah argumentasi yang digunakan untuk melegitimasi pembangunan tujuh gedung baru DPR. Dengan logika sederhana yang lebih singkat kira-kira Fahri ingin menyampaikan bahwa perpustakaan DPR sebagai bagian dari tujuh mega proyek sangatlah penting, karena anggota DPR rada-rada bloon," tutur Adian melalui pesan singkat, Minggu (23/8/2015).

Artinya, kata Adian, jelas pernyataan Fahri bukan otokritik terhadap DPR, justru sebaliknya telah menumbalkan anggota DPR agar tujuan membangun tujuh Gedung baru DPR dipahami, setidaknya oleh jutaan rakyat yang menonton acara TV itu.

Ia pun menyarankan Dasco sebagai MKD memiliki sikap yang sama dengan ketua MKD Surahman Hidayat, yaitu tidak menyampaikan kesimpulan apapun sebelum persidangan MKD diselesaikan.

"Ketika proses MKD belum berjalan tapi Dasco sudah beropini maka saat itu juga Dasco menganggap proses sidang MKD menjadi tidak penting dan MKD bisa kehilangan wibawa," katanya.

Ketika Dasco katakan pernyataan Fahri sebagai otokritik, kata Anggota Komisi II DPR itu, maka Dasco lupa bahwa DPR adalah institusi yang memiliki struktur, mekanisme serta alat-alat kelengkapan. Sebagai Pimpinan tentu tidak etis Fahri mengkritik isi dan institusi DPR dimedia massa bukan diinternal DPR

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya tidak melhat pernyataan Dasco sebagai keputusan MKD, karena MKD belum dimulai. Sebagai anggota DPR, saya dengan segala sabar dan hormat akan menunggu proses MKD selesai," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas