Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekjen MPR Surati Sekjen DPR Desak Karpet Merah Dicabut

Polemik mengenai karpet merah di pintu masuk Gedung Nusantara III DPR terus berlanjut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sekjen MPR Surati Sekjen DPR Desak Karpet Merah Dicabut
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Karpet merah di gedung DPR yang dipersoalkan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polemik mengenai karpet merah di pintu masuk Gedung Nusantara III DPR terus berlanjut.

Sekretariat Jenderal MPR RI menyurati Sekretariat Jenderal DPR RI terkait pemanfaatan lift dan karpet merah di tempat itu.

Surat tersebut bernomor B-2321/HM.03.01/B-II/SetjenMPR/09/2015 tertanggl 2 September dan ditandatangani oleh Sekjen MPR RI, Eddie Siregar.

Eddie menuturkan saat pimpinan DPR menerima Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste pada 26 Agustus lalu, di mana lift gedung Nusantara III yang digunakan khsusus pimpinan MPR, DPR, dan DPD diblok dan dikunci.

"Sehingga, pimpinan MPR tidak dapat menggunakannya dan tertahan cukup lama untuk menggunakan lift," kata Eddie di Kompleks Parlemen, Rabu (2/9/2015).

Selain itu, MPR juga memprotes keberadaan karpet merah di lobi gedung. Karpet yang terbentang mulai teras pintu masuk sampai lift dinilai mengurangi kenyamanan. Pasalnya, karpet tersebut menunjukkan adanya perlakuan sangat khusus dan terhormat untuk pimpinan ketiga lembaga yang berkantor di gedung Nusantara III.

"Menurut pimpinan MPR mengurangi kewibawaan lembaga itu sebagai perwakilan rakyat," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, pimpinan MPR meminta agar tidak ada lagi pemblokiran litf untuk pimpinan dengan dalih apapun. Selain itu juga diminta mencabut pemasangan karpet di lobi gedung Nusantara III.

"Kecuali kalau ketika ada tamu setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas