Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Alasan Kenapa Situs Revolusi Mental Belum Dapat Diakses

Situs revolusimental.go.id belum bisa diakses hingga saat ini karena masih ada perbaikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Y Gustaman
zoom-in Alasan Kenapa Situs Revolusi Mental Belum Dapat Diakses
ist
Sekretaris Menko PMK Sugihartatmo menyampaikan pidato Puan Maharani dalam acara Diklat Revolusi Mental Pembangunan Karakter yang dihadiri kepala daerah dan pejabat pemerintahan yang digelar di Jakarta, Kamis (30/4/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Situs revolusimental.go.id belum bisa diakses hingga saat ini. Melebihi batas waktu yang dijanjikan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sejak situs ini diluncurkan beberapa pekan lalu.

"Setelah kasus kemarin itu, Kemenko PMK melakukan evaluasi total untuk pembuatan website. Sampai sekarang masih dilakukan proses perbaikan," kata Sekretaris Menteri Kemenko PMK Sugihartatmo di Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Menurut Sugi, perbaikan situs revolusimental.go.id melibatkan kementerian dan lembaga lain di antaranya Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Sekretaris Negara, Lembaga Sandi Negara, hingga Badan Ekonomi Kreatif. Perbaikan termasuk perubahan domain dari go.id menjadi id.

Kemenko PMK berharap perbaikan ini membuat situs revolusi mental menggunakan APBN sebesar Rp 200 juta lebih baik dan dapat mewadahi kebutuhan masyarakat terhadap nilai-nilai revolusi mental.

Saat pertama kali diluncurkan situs ini mengundang reaksi negatif masyarakat. Sugi mengaku jika pembuat dan pengelola situs terlalu terburu-buru mendesain dan merancang situs. "Karena itu kami meminta maaf," imbuh dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas