Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkopolhukam Panggil Kapolri dan Panglima TNI Bahas Penyaderaan OPM

Seperti diketahui, para penyadera meminta agar diadakan barter antara kerabatnya yang ditahan oleh Polsek Kirom, Papua Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Menkopolhukam Panggil Kapolri dan Panglima TNI Bahas Penyaderaan OPM
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Tjahjo Kumolo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan, mengumpulkan otoritas terkait guna membahas penanganan penyaderaan dua warga Indonesia yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka di Papua Nugini.

Rapat sendiri juga dihadiri oleh Kapolri, Badrodin Haiti, Panglima TNI Gatot Nurmantyo‎, dan Mendagri Tjahjo Kumolo, di kantor Kemenkopolhukam, Rabu (16/9/2015).

"Iya nanti akan dibicarakan Pak Menkopolhukam. Masalah penyanderaan di PGN," kata Mendagri Tjahjo Kumolo saat dikonfirmasi ketika hendak masuk ke dalam ruang rapat di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat.

‎Seperti diketahui, para penyadera meminta agar diadakan barter antara kerabatnya yang ditahan oleh Polsek Kirom, Papua Barat.

Namun Menkopolhukam menegaskan bahwa pemerintah memandang tindakan anggota OPM dengan melakukan pene‎mbakan dan penyaderaan sudah masuk ranah kriminal. Pemerintah Indonesia juga menegaskan tidak akan melakukan barter sebagaimana diminta para penyadera.

"Pemerintah Indonesia tidak pernah mengenal barter dalam hal ini. Kami sudah menyiapkan langkah-langkah apa yang akan kami lakukan," kata Luhut.‎

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas