Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Co Pilot Pesawat Aviastar Lebih Berpengalaman Terbangkan Pesawat Twin Otter

Jam terbangnya memang tidak banyak dibanding Co Pilot, tetapi dia sudah punya jam terbang 2900

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Co Pilot Pesawat Aviastar Lebih Berpengalaman Terbangkan Pesawat Twin Otter
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Shared & Service Department Head Bandara International Sultan Hasanuddin, Hary Budi Waluyo memperlihatkan nama penumpang dan data pesawat Aviastar jenis DHC6/PKBRM saat menggelar jumpa pers di bandara International Sultan Hasanuddin, Jumat (2/10) malam. Pesawat Aviastar jenis DHC6/PKBRM hilang kontak setelah lepas landas dari bandara Andi Jemma Masamba menuju bandara Makassar. Jumlah penumpang sebanyak 10 orang, 3 diantaranya Crew Pesawat. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat Twin Otter Aviastar jenis PK BRM dengan Nomor Ekor 7503 ada dua cockpit crew. Capt Irfiriadi dan Co Pilot Yudistira.

General Manager Bussiness Commercial Development Aviastar, Petrus Budi Prasetyo, mengatakan Co Pilot lebih berpengalaman menerbangkan pesawat jenis itu daripada Capt.

"Jam terbangnya memang tidak banyak dibanding Co Pilot, tetapi dia sudah punya jam terbang 2900," tutur Petrus ditemui di kantornya, Sabtu (3/10/2015).

Dia menjelaskan Capt Irfiriadi pernah menerbangkan pesawat di Papua untuk penerbangan misi. Dia bergabung di Aviastar pada tahun 2009.

Sementara itu, Co Pilot bergabung di Aviastar sejak tahun 2015. Pria yang bertempat tinggal di Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu merupakan senior officer.

"Untuk pesawat Twin Otter jam terbangnya mencapai 4035," kata dia.

Sedangkan untuk teknisi pesawat, dia bergabung di Aviastar pada tahun 2014.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas