Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Tinjau Posko Pelayanan Kesehatan di Riau

Joko Widodo hari ini, Jumat (9/10/2015) meninjau ‎Posko Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kuok,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jokowi Tinjau Posko Pelayanan Kesehatan di Riau
/CAHYO/BIRO PERS
Presiden Joko Widodo melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Al Karomah Martapura Kalimantan Selatan, Kamis (24/9/2015). Usai melaksanakan salat Idul Adha, Presiden Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah untuk meninjau titik api (hotspot). TRIBUNNEWS/CAHYO/BIRO PERS 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini, Jumat (9/10/2015) meninjau ‎Posko Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kuok, Desa Lereng Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi ‎Riau.
‎‎
Berdasarkan keterangan Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, kehadiran Presiden di Puskesmas Kuok untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terkena damp‎ak bencana asap diberikan dengan baik.

Usai melihat pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan bertemu dengan Kepala Puskesmas Puok, Presiden yang didampingi Menteri Kesehatan Nila Moeloek, mengatakan bahwa terjadi peningkatan jumlah masyarakat yang terkena ISPA di Kampar menjadi sebanyak 18-20 orang per hari.

"Tetapi setelah diberi dengan obat, kemudian diberi oksigen, sudah kembali ke rumah, tidak ada yang menginap," kata Presiden.‎

Dalam peninjauan itu Presiden sempat menjelaskan mengenai penegakan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan, bahwa saat ini masih diproses di Kepolisian.

"Dalam waktu dekat kemungkinan akan diumumkan siapa yang secara hukum memang melanggar," kata Presiden.‎‎

Presiden menjelaskan kebakaran lahan yang banyak terjadi saat ini di lahan gambut, yaitu pada bagian atas gambut tidak terlihat ada api, tapi di bawahnya masih membara.

"Oleh sebab itu memang yang benar mengerjakan dengan blocking kanal. sekat kanal untuk rewetting lahan gambut tapi itu perlu waktu," ujar Presiden.

Pembangunan blocking kanal itu telah dimulai, kata Presiden, pemerintah sudah bekerja keras untuk membuat sekat kanal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di Riau, di Sumsel, juga yang di Kalimantan, sudah dimulai semuanya. Tapi perlu waktu," ucap Presiden.‎

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas