Tribun

JK: Semua Negara Butuh Program Bela Negara

Hal tersebut dikatakan JK merespon rencana Menhan Ryamizard Ryacudu yang akan mencanangkan program bela negara

JK: Semua Negara Butuh Program Bela Negara
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (kedua kanan) berjalan usai menghadiri acara hijrah nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (14/10/2015). Acara zikir akbar tersebut dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 muharram 1437 H. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) mengatakan setiap negara perlu adanya program bela negara.

Hal tersebut dikatakan JK merespon rencana Menhan Ryamizard Ryacudu yang akan mencanangkan program bela negara.

"Masak kita menolak. Semua negara butuh bela negara," kata JK kepada wartawan usai memberikan kuliah umum, di Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2015).

Menurut JK program bela negara berbeda dengan wajib militer. Jusuf Kalla mengatakan dalam program bela negara, setiap peserta akan dilatih membela negaranya, sesuai dengan kompetensi dan pekerjaannya masing-masing.

"Anda bela negara dari media, bagaimana menjabarkan berita yang baik, positif, bela negara juga. Bela negara bukan hanya bertempur," ujar JK.

"Seorang mahasiswa bisa bela negara dengan menciptakan inovasi. Tentunya kalau seorang tentara ya dengan bertempur," tambah JK.

Sedangkan terkait anggaran program yang digagas Kementerian Pertahanan itu, JK mengaku belum bisa menerangkan.

Ia mengaku masalah anggaran sama sekali belum dibahas oleh pemerintah.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas