Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Evaluasi Menteri Dilakukan Melalui Selembar Kertas

Pramono Anung mengatakan Presiden berhak mengevaluasi bawahannya kapanpun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Evaluasi Menteri Dilakukan Melalui Selembar Kertas
TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWS/SETPRES
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla, memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10). Rapat tersebut membahas soal penajaman program pembangunan kepariwisataan dan pengadaan kapal perhubungan dan penggunaan deviden PT Kereta Api Indonesia (Persero). TRIBUNNEWS/SETPRES 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung mengatakan Presiden berhak mengevaluasi bawahannya kapanpun.

Evaluasi tersebut, tidak harus berkaitan dengan setahun pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla.

Kepada wartawan usai menemui Wakil Presiden RI, Kusuf Kalla, di kantor Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2015), Pramono Anung mengatakan presiden sudah menginstruksikan para menteri, untuk mengirimkan laporan melalui selembar kertas.

"Presiden kan melalui Seskab sudah beberapa kali meminta kepada para menteri untuk membuat laporan per satu lembar. Itukan merupakan bagian dari evaluasi itu," katanya.

Laporan dari para pembantu Presiden, dikumpulkan oleh Seskab, kemudian oleh Pramono Anung laporan laporan tersebut, diserahkan ke Joko Widodo.

Presiden akan mengevaluasi kinerja para menteri, salah satunya dengan mempertimbangkan laporan tersebut

Hal tersebut sudah beberapa kalu dilakukan. Namun Pramono Anung menolak menjawab saat ditanya setiap berapa lama Presiden meminta laporan.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga tidak mau menjawab pertanyaan, soal apakah setelah setahun umur pemerintahan presiden meminta laporan tersebut.

"Itukan rahasia perusahaan," ujar Pramono dengan nada bercanda.

Pramono yang juga merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, mengaku tidak tahu apakah akan ada perombakan kabinet atau reshuffle, dalam waktu dekat.

Menurutnya hal itu sepenuhnya kewenangan Presiden.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas