Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Operasi Tangkap Tangan KPK

Status Tersangka Gubernur Sumut di Kejagung Hilang Menggunakan Lobi Partai NasDem

Gatot pun berusaha melakukan lobi politik untuk mendekati Jaksa Agung HM Prasetyo.

Status Tersangka Gubernur Sumut di Kejagung Hilang Menggunakan Lobi Partai NasDem
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, usai diperiksa penyidik, Rabu (5/8/2015). Gatot diperiksa pertama kali usai ditahan terkait kasus dugaan kasus suap hakim dan panitera PTUN Medan. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -  Kejaksaan Agung ternyata memang pernah menetapkan status tersangka kepada Gubernur Gatot Pujo Nugroho.

Status tersangka tersebut diberikan setelah Kejaksaan menerbitkan surat perintah penyelidikan terkait dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) dan lain-lain di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Kuasa hukum Gatot, Yanuar P Wasesa mengatakan, penetapan Gatot sebagai tersangka diketahui berdasarkan surat panggilan yang dilayangkan Kejaksaan terhada Kepala Biro Keuangan Pemprovsu Ahmad Lubis.

"Iya (jadi tersangka) di kejaksaan agung. Ada surat pemanggilan untuk Pak Ahmad Lubis yang sudah mencantumkan nama Pak Gatot sebagai tersangka," ujar Yanuar kepada wartawan di KPK, Jakarta, tadi malam.

Gatot yang mengetahui dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka pun langsung kaget. Gatot pun berusaha melakukan lobi politik untuk mendekati Jaksa Agung HM Prasetyo.

Caranya, Gatot menggunakan kuasa hukumnya Otto Cornelis (OC) Kaligis yang saat itu menjabat sebagai ketua mahkamah Partai NasDem.

Strategi tersebut memang berhasil, pasalnya Prasetyo juga dulunya adalah kader Partai NasDem.

"Jadi akar semua persoalan ini ada panggilan dari Kejagung ke Pak Gatot yang sebelumnya jg mencantumkan Gatot Pujo nugroho sebagai tersangka di penyelidikan. Kaget dong dia (Gatot). Kemudian, Pak Gatot berpikir karena OC Kaligis dari Nasdem," beber Yanuar.

Sebelumnya, mengenai penetapan Gatot sebagai tersangka sudah pernah diungkapkan istri Gatot, Evy Susanti. Menurut Evy, status tersangka Gatot hilang usai pihaknya menggelar pertemuan dengan petinggi Partai NasDem.

Saat itu, Kejaksaan Agung langsung membantah pernyataan Evy tersebut.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Wahid Nurdin
  Loading comments...

Berita Terkait :#Operasi Tangkap Tangan KPK

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas