Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

TII Sarankan Transparansi Keuangan PDIP Sampai Tingkat Daerah

"Ini kan laporan hanya di pusat saja, harus begitu (ke daerah juga)," kata Teguh.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in TII Sarankan Transparansi Keuangan PDIP Sampai Tingkat Daerah
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (kiri), Wali Kota Surabaya yang juga kader PDIP, Tri Rismaharini (kedua kiri), dan Kepala Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP, Komarudin Watubun (kanan) hadir saat pembukaan sekolah calon kepala daerah angkatan ke-2 PDIP di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/7/2015). Selain membuat sekolah partai. PDIP membuat terobosan baru dengan membuka dana rekening partai. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Transparansi Internasional Indonesia (TII) menilai niat baik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka rekening partai untuk transparansi keuangan patut diapresiasi. Namun, dia juga menyarankan agar PDIP tidak hanya membangun transparansi keuangan partai di tingkat pusat, tetapi harus menyeluruh di daerah.

Koordinator Program Democratic Governance TII‎, Teguh Setiono, mengatakan, PDIP sebagai partai yang mayoritas kadernya adalah wong cilik harus ada pendidikan kongkrit terhadap kadernya. Menurut dia, penting untuk PDIP agar laporan ini bisa terkonsolidasi di daerah, tak hanya di pusat.

"Ini kan laporan hanya di pusat saja, harus begitu (ke daerah juga)," kata Teguh ketika dihubungi, Jumat (23/10/2015).

Kemudian Teguh, menyarankan ada laporan keuangan tahunanan terkait penggalangan dana partai ini. Dengan begitu, maka hal itu akan menjadi alat kroscek apakan dana yang sudah diterima dari pihak tersebut digunakan dengan baik sesuai dengan deklarasinya.

Selain itu, kata Teguh, upaya PDIP itu juga harus ditindak lanjuti dengan aksi yang betul.

"Dengan pembukaan nomor rekening itu harus dikasih tahu juga untuk apa dan dari mana penerimaan dana itu. Kita tak mengetahui dana untuk transaksi apa saja," sarannya.

Menurut Teguh, yang penting PDIP mau membeberikan siapa-siapa saja pihak ketiga yang mentransfer dan yang menyumbang. Tak hanya kader, kata dia, pihak petinggi partai maupun partainya juga harus buka-bukaan agar transparansinya jelas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Iya, karena untuk niat mau transparan itu jangan setengah-setengah," ujarnya.

Teguh mengungkapkan, upaya PDIP itu tidak akan dipersepsi sebagai pencitraan politik asalkan PDIP benar-benar melakukan transparansi dengan serius.

"Saya rasa ungkapan pencitraan akan tercounter jika PDIP melakukan dengan benar. Transparan itu kan menjelaskan siapa penerima dan pengirimannya," ungkap dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas