Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Populi Center Pertanyakan Peran Kemenko PMK dalam Tangani Korban Asap

Menurut Nico, seharusnya Kementerian pimpinan Puan Maharani yang melakukan koordinasi sektoral

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Valdy Arief
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Populi Center Pertanyakan Peran Kemenko PMK dalam Tangani Korban Asap
Tribunnews/Lendy Ramadhan
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, menggelar jumpa reporter cilik di kantornya, Jl. Medan Merdeka Barat No. 3, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015). Berbatik cokelat dan bercelana hitam, Putri Presiden RI ke lima itu datang sekitar pukul 13.25 WIB. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Populi Center, Nico Harjanto mempertanyakan peran Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan dalam menangani korban bencana asap pembakaran hutan.

Menurut Nico, seharusnya Kementerian pimpinan Puan Maharani yang melakukan koordinasi sektoral untuk menangulangi dampak asap terhadap warga korban bencana tersebut.

"Mengatasi dampak mestinya Kemenko PMK, karena dampak ini kan berkaitan dengan anak-anak, sekolah, kesehatan, sosial, dan terkait olahraga. Masalah itulah yang dirasakan masyarakat di sana," kata Nico Harjanto usai diskusi Perspektif Indonesia di Menteng, Jakarta, Sabtu (24/10/2015).

Nico menyebutkan, hingga beberapa saat lalu, dirinya belum mendengar ada rapat koordinasi dari kementerian tersebut untuk membahas permasalah bencana yang telah menelan korban jiwa karena infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

"Apa tidak ada arahan presiden atau sibuk dengan misalnya program revolusi mental, itu masalah prioritas ya, mungkin harus dicek ke yang bersangkutan kenapa di daerah terdampak (asap) kehadiran kementerian-kementerian ini dalam mengatasi dampak asap sepertinya kurang," kata Nico.

Dia juga berharap Kemenko PMK cepat bertindak dalam menangani korban paparan asap yang saat ini sudah mengalami kerugian secara materi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas