Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Marwan Tegaskan Fitnah Terkait Isu Pemerasan Rekruitmen Pendamping Desa

Marwan Jafar bertindak cepat atas isu pemerasan dalam proses rekruitmen pendamping desa.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Marwan Tegaskan Fitnah Terkait Isu Pemerasan Rekruitmen Pendamping Desa
ISTIMEWA
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar bertindak cepat atas isu pemerasan dalam proses rekruitmen pendamping desa. Selain melacak kejadian, juga langsung melakukan cross check untuk mengonfirmasi kebenaran isu tersebut.

"Sudah dapat dikonfirmasi bahwa itu fitnah yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, dan jelas itu bukan kader PKB,” ujar Marwan di Jakarta, Senin (26/10/2015).

Marwan menambahkan, sejak awal pihaknya mewanti-wanti agar proses rekruitmen pendamping desa dijalankan dengan benar dan professional.

Bahkan proses rekruitmen itu harus dilakukan secara terbuka dan bias diawasi oleh siapa pun.

"Untuk kesekian kalinya, saya mohon dan mengajak semua elemen masyarakat ikut mengawasi proses seleksi dan laporkan jika terjadi kejanggalan. Intinya proses ini harus transparan. Bahkan kita berinisiatif melakukan rekruitmen secara online agar agar bisa dikontrol semua pihak," jelasnya.

Tokoh asal Pati, Jawa Tengah ini menuturkan, setelah melakukan cross check, diketahui bahwa modus dalam penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggungjawab itu adalah mengadakan pelatihan pendamping atas nama kementerian, kemudian disuruh bayar dan bikin surat pernyataan.

Marwan berjanji akan bertindak tegas jika memang ada pelanggaran seperti yang diberitakan di beberapa media online tersebut."Kalau ada bukti kuat, kita siap menindak," tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas