Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wardatul Pesan Nama-nama Petugas Haji Lewat Staf Khusus SDA

Kesaksian Ermalina kemudian ditanggapi SDA. Mantan Ketua Umum PPP itu menilai keterangan Ermalina janggal dan membingungkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Sanusi
zoom-in Wardatul Pesan Nama-nama Petugas Haji Lewat Staf Khusus SDA
Tribunnews/Herudin
Mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali membacakan eksepsi atau penolakan terhadap dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2015). Suryadharma didakwa kasus dugaan korupsi dana penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ermalena Muslim Hasbullah pernah diminta Wardatul Asriah, istri mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, untuk memasukkan sejumlah nama sebagai petugas haji.

Permintaan Wardatul itu disampaikan Ermalina lewat Mulyanah Acim. Saat itu Ermalina menjabat sebagai staf khusus SDA. Sementara Mulyanah adalah ajudan Wardatul.

Kesaksian Ermalina menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum, apakah dirinya pernah diminta untuk memasukkan orang-orang yang berangkat haji. "Pernah," ujar dia saat bersaksi untuk terdakwa Suryadharma Ali di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (26/10/2015).

Lalu jaksa meminta Ermalena untuk menjelaskan proses tersebut.

"(Saya) Dititipkan formulir dan saya memasukkan (nama-nama, red) ke dalam rekap (untuk selanjutnya diserahkan ke menteri, red)," terang Ermalina.

Menurut Ermalena mengusulkan bisa dilakukan siapa saja. Sebagai staf khusus dirinya mengaku bertugas menampung dan merekap ribuan nama yang diajukan oleh sejumlah instansi dan lembaga untuk mendapatkan sisa kuota haji setiap tahunnya.

Jaksa lalu mengonfirmasi apakah benar Ermalina memasukkan nama-nama calon petugas haji berdasar pesanan Wardatul atau tidak. Belakangan diketahui, bahwa nama-nama petugas haji bukan pesanan istri SDA, melainkan permintaan teman-temannya di DPR.

Rekomendasi Untuk Anda

"Biasanya kalau sudah dikirim ada komunikasi. Bukan untuk pribadi beliau (Wardatul, red), tapi teman di DPR," imbuh Ermalina.

Kesaksian Ermalina kemudian ditanggapi SDA. Mantan Ketua Umum PPP itu menilai keterangan Ermalina janggal dan membingungkan.

"Bisa jadi benar, tapi agak aneh kalau istri menteri minta tolong ke asistennya, bukan lewat suaminya. Padahal dia tidur setiap malam sama suaminya," tanggap SDA.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas