Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Program Bela Negara Harus Dikaji Ulang

Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam, Arief Rasyid berpendapat bahwa konteks bela negara harus dikaji ulang pada tahun 2015 ini.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Program Bela Negara Harus Dikaji Ulang
YouTube
Kader bela negara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Arief Rasyid berpendapat bahwa konteks bela negara harus dikaji ulang pada tahun 2015 ini.

Selain kaitannya dengan konteks politik dan pertahanan, saat ini bela negara dalam konteks ekonomi harus ditingkatkan.

"Sumatera dan Jawa hampir 80 persen anak mudanya berkumpul di sini. Maka pembangunan itu ada di sini. Penggeraknya di sini," ujar Arief di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan yang luar biasa dari sisi jumlah anak muda. Kekuatan tersebut harus bisa dimaksimalkan untuk membentuk dan mendorong mereka turut serta dalam memajukan bangsa terutama dari sisi ekonomi.

"Kita harus bawa keluar apa yang ada di Indonesia untuk bersaing di dunia luar. 66 juta anak muda Indonesia. Anak muda agent of change," ujarnya.

Arief menambahkan, kalau anak muda Indonesia kuat, Indonesia tidak harus berpikir tentang bela negara. Yang seharusnya menjadi fokus perhatian adalah bagaimana memanfaatkan potensi anak muda yang ada saat ini untuk menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia. (Edwin Firdaus)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas