Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

NasDem: Evy Jangan Bentuk Opini Tak Sesuai Fakta

Pernyataan Evy tersebut sama sekali tidak berdasar dan ngawur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in NasDem: Evy Jangan Bentuk Opini Tak Sesuai Fakta
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Istri kedua Gubernur Sumatera Utara, Evy Susanti, memberikan kesaksian untuk terdakwa OC Kaligis, di di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2015). Sebelumnya, mantan anak buah OC Kaligis, M Yagari Bhastara alias Gary, sudah memberikan kesaksian di Pengadilan Tipikor. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAPartai NasDem angkat bicara terkait pernyataan istri muda Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti.

Sekretaris DPW Partai NasDem Sumatera Utara Iskandar ST, membantah keras pernyataan Evy yang menyebut Partai NasDem meminta jatah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.

"Pernyataan Evy tersebut sama sekali tidak berdasar dan ngawur. Lagipula, dari mana dasarnya partai bisa minta jatah
pimpinan SKPD?" kata Iskandar lewat keterangan yang diterima, Jumat (30/10/2015).

Dirinya menegaskan bahwa soal penunjukan pejabat atau pimpinan SKPD khususnya di Pemprov Sumut, adalah mutlak menjadi urusan dan kewenangan Pemprov Sumut, bukan urusan Partai NasDem.

Menurutnya, meski Erry Nuradi merupakan kader Partai NasDem, dalam kapasitasnya sebagai Wagub Sumut ataupun kepala daerah, Erry dipastikan tidak akan mencampuradukkan urusan partai dengan urusan pemerintahan atau sebaliknya.

Iskandar menegaskan bahwa Partai NasDem menjunjung tinggi penegakan hukum, termasuk di KPK.

"Sikap ini sudah dinyatakan tegas. Karena itu saya mengingatkan Evy agar tidak melakukan pembentukan opini dengan pernyataan yang tidak sesuai fakta," kata Iskandar.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem yang juga Korwil Sumut Martin Manurung menyatakan bahwa garis kebijakan partai sudah jelas menyangkut pemisahan tugas-tugas partai dan tugas-tugas pemerintahan bagi kader-kadernya yang duduk di eksekutif.

"Bahkan kader-kader Partai NasDem yang duduk di kabinet pun, seperti dikatakan Ketua Umum Surya Paloh, telah dipersembahkan kepada negara sehingga mereka terbebas dari kepentingan-kepentingan lain selain kepentingan negara. Itu sudah menjadi ketentuan dan garis partai yang harus dipatuhi oleh seluruh kader Partai NasDem, mulai dari tingkat pusat, wilayah, daerah, hingga struktur partai paling bawah," kata Martin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas