Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Surya Paloh: Jangan Coba-coba Politisasi Hukum, NasDem Akan Marah

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan dalam menegakan hukum pihaknya ingin menjadi nomor satu.

Surya Paloh: Jangan Coba-coba Politisasi Hukum, NasDem Akan Marah
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan dalam menegakan hukum pihaknya ingin menjadi nomor satu. Untuk itu dirinya meminta jika memang ada oknum yang terbukti salah patut dihukum berat.

"Tapi jangan coba-coba politisasi hukum, NasDem akan marah. Jangan coba-coba permainkan hukum dan menjadikan komoditas sebagian kelompok atau golongan, NasDem akan marah!" Kata Surya Paloh saat berorasi di Lapangan Saptorenggo, Pakis, Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2015)

Sebagai partai yang usianya belum lima tahun dirinya mengatakan, hal ini merupakan tantangan besar bagi kader NasDem.

"Kalau kadernya memang otot kawat tulang besi, bukan ulet kader krupuk, partai ini akan tenggelam," katanya.

Lebih lanjut Surya mengingatkan kepada kadernya tidak mempermainkan hukum, dengan menjadikannya sebagai komoditas golongan dan jangan berpura-pura tak bersalah jika melakukan kesalahan.

"Kemunafikan itu yang mau kita dobrak. Marilah kita bersikap lebih jujur pada kata hati dan akal sehat kita. Letakan semua permasalahan pada porsinya. Jangan pura-pura baik, jangan pura-pura bagus, tidak pernah bersalah, jangan lempar batu sembunyi tangan. NasDem akan bangkit, tidak mudah terkalahkan," kata Surya.

Dia pun berharap NasDem bisa mencalonkan kader-kader terbaiknya untuk ikut meramaikan Pilkada dan berkontribusi pada perubahan.

"Kita akan terus bergerak, ini Pilkada Serentak pertama yang akan digelar 9 Desember mendatang. Bolehlah kita berharap, NasDem partai muda tapi hasilnya bukan hasil muda. Partai 4 tahun, walaupun diterpa halangan, tingkatkan kewaspadaan. Minta pada sang pencipta. Itu instruksi saya," katanya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas