Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Beredar di Medsos, Video Berisi Ajaran Radikal dari 'Sang Komandan'

Suara dalam rekaman tersebut disebut-sebut sebagai Santoso Abu Wardah, seorang jihadis dan partisipan ISIS di wilayah Poso, Sulawesi Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Beredar di Medsos, Video Berisi Ajaran Radikal dari 'Sang Komandan'
Facebook
Beredar rekaman disebut-sebut sebagai Santoso Abu Wardah, seorang jihadis dan partisipan ISIS di wilayah Poso, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNNEWS.COM - Rekaman video berisi suara yang mengajarkan radikalisme beredar di jejaring sosial Facebook.

Suara dalam rekaman tersebut disebut-sebut sebagai Santoso Abu Wardah, seorang jihadis dan partisipan ISIS di wilayah Poso, Sulawesi Tengah.

Rekaman tersebut didapati TRIBUNNEWS.com di linimasa salah seorang pengguna Facebook.

Dalam video berdurasi lebih dari lima menit itu, orang yang diduga Santoso menyerukan seluruh umat Islam di Indonesia untuk berjihad dan bertobat.

"Kalian hanya bisa memilih satu saja. Islam kalian atau Indonesia kalian?" ujar suara tersebut seperti dilansir TRIBUNNEWS.com, Senin (23/11/2015).

Rekaman itu beredar melalui pesan singkat atau pun terpajang di linimasa sejumlah pengguna jejaring sosial Facebook.

Selain berupa rekaman, beredar pula narasi yang ditujukan untuk para pejabat di tataran pemerintahan Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Si pengirim juga mengingatkan bahwa pesan yang sama pernah dikirimkan ke pemerintah Mesir dan Irak.

Namun, pemerintah tidak mengindahkan sehingga terjadilah kekerasan di dua negara tersebut. 

Berikut isi pesan tersebut:

Kepada para pejabat pemerintah Indonesia!

Bertaubatlah, Kembalikan hak Allah yang telah kalian rampas!

Sebelum datang kepada kalian, hari-hari yg tak bermanfaat lagi pertaubatan

Kalian jangan sombong, sungguh pejabat-pejabat di irak telah diseru, kemudian mereka sombong

Maka yang telah datang adalah pistol-pistol peredam, dan ranjau ranjau yang menghantam

Dan pejabat pejabat di Mesir telah di ingatkan, tetapi mereka congkak

Maka yang mengingatkan mereka selanjutnya adalah berondongan senapan dan pembantaian

Maka ambillah pelajaran, karena kami adalah tentara Dawlah Islam, yang sedang mengingatkan kalian!

Yang kalian percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, rela atau tidak rela Panji Hitam ini akan berkibar dengan izin Allah di atas Istana Merdeka

(Santoso Abu Wardah AsySyarqi Hafidzahullah)

Pesan Komandan

Pesan dari Komandan.Komandan udah menyerukan pertaubatan, maka langkah selanjutnya adalah terserah anda...===========================Kepada para pejabat pemerintah Indonesia!Bertaubatlah, Kembalikan hak Allah yang telah kalian rampas!Sebelum datang kepada kalian , hari-hari yg tak bermanfaat lagi pertaubatanKalian jangan sombong, sungguh pejabat-pejabat di irak telah diseru, kemudian mereka sombongMaka yang telah datang adalah pistol-pistol peredam, dan ranjau ranjau yang menghantamDan pejabat pejabat di Mesir telah di ingatkan, tetapi mereka congkakMaka yang mengingatkan mereka selanjutnya adalah berondongan senapan dan pembantaianMaka ambillah pelajaran, karena kami adalah tentara Dawlah Islam, yang sedang mengingatkan kalian!Yang kalian percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, rela atau tidak rela Panji Hitam ini akan berkibar dengan izin Allah di atas Istana Merdeka(Santoso Abu Wardah AsySyarqi Hafidzahullah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas