Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nama Presiden dan Wapres Dicatut

Anggota MKD Nilai KMP Telah Prediksi Kemungkinan Terburuk Kasus Setya Novanto

Politikus PDIP Henry Yosodiningrat masuk di MKD menggantikan M Prakosa

Anggota MKD Nilai KMP Telah Prediksi Kemungkinan Terburuk Kasus Setya Novanto
Tribunnews/HERUDIN
Bendahara Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Setya Novanto (kiri) tiba di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2014). Setya Novanto diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar terkait kasus dugaan suap di lingkungan MK. Penyidik KPK diduga juga bakal menanyai Setya soal Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim). Senin (6/1/2014) kemarin, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Andry Dewanto Ahmad mengaku ditanya penyidik soal Pilgub Jatim. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PDI Perjuangan turut merombak anggotanya di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk mengawal kasus Ketua DPR Setya Novanto.

Politikus PDIP Henry Yosodiningrat masuk di MKD menggantikan M Prakosa.

"Yang tepat menjawab pertanyaan adalah fraksi, karena fraksi yang menugaskan saya kesana," kata Henry ketika dikonfirmasi, Rabu (25/11/2015).

Henry mengatakan sebagai petugas partai dan anggota fraksi dirinya siap menjalankan tugas sesuai kemampuan yang dimilikinya.

"Dengan bersih, profesional dan penuh tanggung jawab," kata Henry.

Selain itu, Henry mengakui partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) berkepentingan dalam kasus Setya Novanto. Sebab, Novanto merupakan Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Bali yang tergabung dalam KMP.

"Karena posisi SN (Setya Novanto) sebagai Ketua DPR RI dan dari partai yang tergabung dalam KMP, maka secara politis mereka sangat berkepentingan. Dan tentunya mereka telah memprediksi kemungkinan terburuk sebagai akibat putusan MKD," tuturnya.

Ikuti kami di
Penulis: Ferdinand Waskita
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas