Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Aburizal Bakrie: Koalisi Merah Putih Tak Membahayakan Pemerintah

"Koalisi Merah Putih adalah koalisi yang baik, bukan untuk menjegal pemerintah. Kami akan menjadi sahabat seberang jalan bagi pemerintah," ujar Ical.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Y Gustaman
zoom-in Aburizal Bakrie: Koalisi Merah Putih Tak Membahayakan Pemerintah
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Wapres Jusuf Kalla, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, politisi senior Golkar Akbar Tandjung saat menghadiri perayaan HUT ke-51 Golkar di kantor DPP Golkar Slipi Jakarta, Kamis (26/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, mengatakan Partai Golkar dan Koalisi Merah Putih akan menjadi sahabat bagi pemerintahan Jokowi-JK saat ini.

"Koalisi Merah Putih adalah koalisi yang baik, bukan untuk menjegal pemerintah. Kami akan menjadi sahabat seberang jalan bagi pemerintah," ujar Aburizal saat sambutan acara HUT ke-51 Partai Golkar di Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Pria yang akrab disapa Ical ini menilai sudah sepantasnya Golkar memberi masukan dan kritik membangun kepada pemerintah. Jika terdapat hal yang tidak berkenan bagi bangsa, maka Golkar dan KMP akan memberi kritik objektif.

Sebaliknya, Ical mengatakan bahwa yang berbahaya justru sahabat yang setiap hari hanya mendukung dan memuji. Tanpa memberikan kritik dan masukan yang membangun.

"Tidak ada sahabat yang paling berbahaya, dibanding sahabat yang terus memuji dan berkata manis di depan presiden. Kami berbeda, disaat sulit, kami akan mengulurkan tangan kepada pemerintahan," tambah dia.

Ical sempat memberikan dua pantun sebagai ciri khas kader partai Golkar yang selalu membangun melalui berbagai cara. Pantun pertama untuk kader Golkar dan yang kedua untuk pemerintahan saat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Pantun pertama

Sudah tampak cahaya perdamaian agar Golkar tetap berdiri.

Jangan menggunting dalam lipatan, jangan menohok teman sendiri.

Pantun kedua

Sudah setahun menunggu bukti dari kampanye beribu janji, liku menanti Presiden Jokowi.

Sukses gemilang membangun negeri.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas