Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dituding Dekat Riza Chalid, Sudirman Ancam Akan Perkarakan

Beberapa anggota dan pimpinan MKD juga mencecar Sudirman soal motifnya melaporkan Novanto ke MKD.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Dituding Dekat Riza Chalid, Sudirman Ancam Akan Perkarakan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sudirman Said saat tiba di ruang sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (2/12/2015). Kedatangan Sudirman Said tersebut untuk menyampaikan keterangan kepada MKD terkait dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden dalam negosiasi perpanjangan kontrak Freeport Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang etik Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Jakarta, Rabu (2/12/2015) yang memeriksa Menteri ESDM Sudirman selaku pengadu kasus dugaan pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto, tidak hanya jadi ajang anggota dan pimpinan MKD mengorek soal substansi perkara.

Beberapa anggota dan pimpinan MKD juga mencecar Sudirman soal motifnya melaporkan Novanto ke MKD.

Bahkan, anggota MKD dari Gerindra, Supratman Andi Agtas, mencecar Sudirman tentang seberapa dekat hubungannya dengan M Riza Chalid, yakni pengusaha minyak yang ikut Novanto dalam pertemuan dan membicarakan masa depan dan permintaan saham PT Freeport dengan Presdir PT Freeport, Maroef Sjamsoedin.

Supratman mengorek hal itu dengan acuan adanya artikel di blog Kompasiana yang memaparkan kedekatan Sudirman dan Riza Chalid.

Sebetulnya, dari pertanyaan anggota-anggota MKD sebelumnya, Sudirman sudah menjelaskan bahwa dirinya tidak kenal dan tidak pernah bertemu dengan pengusaha minyak Riza Chalid tersebut.

Namun, karena Supratman mempertanyakan kembali, Sudirman memberikan jawaban disertai ancaman.

Sudirman menegaskan, dirinya tidak mengenal dan tidak pernah berinteraksi dengan pengusaha minyak bernama Riza Chalid.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang menulis tulisan itu bukan saya. Itu fiksi. Yang menulis itu pakai topeng, yang memakai tangan orang lain seolah-olah saya," tegas Sudirman.

"Kalau berani, mari datang ke sini, hadapi saya. Suatu saat saya akan saya perkarakan," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas