Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peluang Kecurangan dalam Pilkada Serentak Sangat Besar

Salang menjelaskan alasannya lantaran prosesnya kurang dikawal oleh awak media

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Peluang Kecurangan dalam Pilkada Serentak Sangat Besar
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Aktifis Parlemen, Sebastian Salang dalam diskusi publik bertajuk Setyo Novanto Mundurlah yang digelar di Kedai Kopi Deli, Jl. Sunda, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/11/2015). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Sebastian Salang mengatakan, peluang kecurangan yang dilakukan pasangan calon dalam pilkada serentak cukup besar.

Salang menjelaskan alasannya lantaran prosesnya kurang dikawal oleh awak media yang tengah menyoroti kasus 'papa minta saham'.

"Praktis event pilkada tidak dapat dicoverage lebih besar dari media. Dikhawatirkan kurang dapat perhatian media itu, maka peluang terjadi penyimpangan sangat besar," ujar Salang dalam diskusi yang digelar oleh Smart FM bersama Populi Center di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (5/12/2015).

Salang mengatakan, kurangnya pengawasan dan sosialisasi dari media juga berdampak negatif bagi masyarakat yang memiliki hak pilih. Sebab, mereka tidak memiliki referensi yang cukup untuk menentukan pilihannya.

"Jadi akhirnya masyarakat kurang informasi untuk dijadikan referensi," kata Salang.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas